Welcome to My World

Terima kasih buat kawan - kawan sekalian yang sudah meluangkan waktunya untuk mengunjungi Blog ku.
Semoga ada sisi baik nya yang bisa diambil dari sini.

Selasa, 23 Desember 2008

Book of The Year 2008 Versi Aku ;)

Menjelang pergantian tahun, aku ingin mengulas buku2 bagus yg aku baca sepanjang tahun ini. Terinspirasi dari acara Pagi Jakarta hari ini, Jill mengutarakan book of the year versi dia. Nah berikut ini book of the year versi aku :-

1. The Kite Runner, Khaleed Hossaeni
Buku yang menceritakan persahabatan dua anak afganistan Amir dan Hasan dengan latar latar belakang perang Afganistan yang tak berkesudahan. Buku yang mengharu biru menurutku.

2. Bidadari-Bidadari Surga, Tere Liye
Sudah pernah aku ulas di postinganku sebelumnya.

3. Maryamah Karpov, Andrea Hirata
Amazing book, karena menurut berita yang beredar buku ini terjual 30,000 eks pada saat launching.

4. The Naked Traveler, Trinity
Kereeenn abis, bikin mupeng.

5. Keliling Eropa 6 Bulan dengan 1,000 Dollar, Marina Silvia
Udah pernah aku ulas juga di postinganku sebelumnya.



Minggu, 14 Desember 2008

Inget Saat Saat Sidang Skripsi

Membaca bab-bab awal Maryamah Karpov ttg sidang thesisnya Ikal, mengingatkanku akan sidang skripsi yang kujalani di akhir tahun 2003.

Sehari sebelum menghadapi hari H, aku dan temanku Niken menemui calon-calon penguji kita sembari menyerahkan hasil skripsi kita. Pengujiku pada waktu itu Ibu Ratu Ilma Indra Putri (Pembimbing 1), Ibu Indaryanti (Pembimbing 2), Bpk. Budi, Bpk. Yusuf Hartono dan Bpk. Darmowijoyo.

Mungkin aku satu-satunya mahasiswa yang terlambat pada saat ujian skripsi. Pada saat pembagian jadwal, aku mendapat giliran masuk ruang sidang pukul 14.00. Jadi aku berpikir untuk berangkat dari rumah setelah selesai sholat Zuhur, tetapi aku berubah pikiran dan akhirnya aku berangkat pukul 09.30. Setiba di kampus lama untuk menunggu bis yang mengangkut mahasiswa ke kampus baru yg berjarak 32 km diluar kota Palembang, temanku Yuli menelpon, mengatakan klo jadwal ujianku dimajukan menjadi pukul 10.30 karena ruang ujian dibagi menjadi 2. Setelah itu Ibu Ratu dosen pembimbing 1 ku pun menelpon, mengatakan hal yang sama, jika jadwal ujianku dimajukan dan dia pun menanyakan posisi berada dimana. Ya aku bilang, aku masih di kampus lama nunggu bis, beliau marah, "sudah tau mau ujian, kenapa tidak berusaha berangkat pagi-pagi dari rumah". Aku tidak menjawab, tapi perasaan panik bukan main pada saat itu yang aku rasakan, krn pukul 10.00 aku masih berada dikampus lama untuk menunggu bis, sedangkan perjalanan ke kampus baru ditempuh dalam waktu min. 45 menit. Sudah dapat dipastikan klo aku akan terlambat sesampai di kampus nanti. Belum lagi bis yang ditunggu tak kunjung datang dan juga para mahasiswa yg menunggu bis itu pun sudah semakin banyak, artinya untuk mendapatkan satu bangku di bis itu aku harus berjuang extra. Allah maha pengasih, aku diberikan kemudahan mendapatkan bangku di bis pertama yg datang lewat seorang teman yg menyerahkan bangkunya kepada ku, krn dia tahu aku akan menghadapi sidang skripsi hari itu.

Setiba dikampus kira2 pukul 10.45, aku buru2 ke toilet untuk berganti kostum, krn aku masih mengenakan celana panjang, sedangkan kostum yg ditentukan untuk sidang hari itu adalah blouse putih + rok hitam bagi mahasiswi. 10 menit setelah siap, aku pun menuju ruang sidang, aku lihat ketiga bapak2 dosen pengujiku dan kedua ibu2 dosen pembimbingku sudah siap dengan skripsi ku ditangan mereka. Tanpa menghiraukan panggilan teman2ku, aku pun memasuki ruang sidang. Masih dengan keringat jagung yang menghiasi wajah, aku pun memulai presentasi selama 15 menit menggambarkan isi skripsiku yg telah ku kerjakan selama +/- 8 bulan. Selesai presentasi, aku dipersilahkan duduk sembari menunggu poin2 yang akan dipertanyakan para pengujiku. Pak Darmo dan Pak Yusuf memberikan pertanyaan seperti yang telah beliau sampaikan pada saat aku menyerahkan skripsiku sehari sblm sidang, tentunya dengan lancar aku dapat menjawab pertanyaan mereka. Pak Budi tidak memberikan pertanyaan yg menyulitkan, tetapi hanya memberikan saran untuk perbaikan skripsi, karena sebagian besar kalimat2 yg aku tulis, selalu didahului dengan kata DAN, yang tentu saja itu menyalahi aturan penulisan bahasa Indonesia yg baik dan benar, karena DAN merupakan kata penghubung yang seharusnya tidak berada diawal kalimat :)

Setelah saran dari Pak Budi, Ibu Ratu menayakan apakah ada pertanyaan lain yg ingin disampaikan oleh para penguji dan kompak Bapak2 tersebut menggeleng, yang artinya tidak ada lagi yg akan disampaikan kepadaku. Jadi total waktu yang aku habiskan di ruang sidang itu tidak lebih dari 30 menit. Ini merupakan waktu yg paling cepat yg dihabiskan oleh seorang mahasiswa dalam menyelesaikan sidang skripsinya. Beruntung juga aku datang terlambat pada saat itu, aku tidak harus melihat wajah2 kecewa, menangis dan marah dari teman2ku yg telah lebih dulu menjalani sidangnya. Jadi aku pun memasuki ruang sidang dengan perasaan lebih tenang, walaupun tetep deg2an juga, krn terlambat :D

Subhanallah, karunia Allah begitu besar kepadaku, memberikan kemudahan dalam menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah, sukses dalam ujian skripsi dan mendapatkan nilai yg memuaskan.

Sabtu, 13 Desember 2008

Maryamah Karpov: Mimpi-Mimpi Lintang, Andrea Hirata



Inilah buku yang paling di tunggu-tunggu oleh para penggemar Laskar Pelangi. Ini merupakan buku terakhir dari Tetralogi Laskar Pelangi yang diterbitkan oleh PT. Bentang Pustaka.

Buku yang memiliki tebal 504 halaman ini menceritakan bagaimana Ikal yang lulusan S2 dari Sorbonne University, Perancis berinteraksi dengan masyarakat sekitar yang tidak terlalu memperdulikan pendidikan tinggi.

Diceritakan pula bagaimana gigihnya Ikal dalam menemukan jejak A Ling, akhir kisah cinta Arai dan Zakia Nurmala, kehidupan sang Jenius Lintang dan Mahar serta pertemuan Ikal dengan para anggota Laskar Pelangi lainnya.

Dari keseluruhan isi buku, yang paling kusukai adalah Mozaik 12: Seni Menikmati Seni. Pertemuan Ikal dengan Bang Zaitun sang seniman kampung yang menjelma menjadi sopir angkutan. Bagaimana Bang Zaitun menilai seseorang dilihat dari penampilannya melalui sebuah lagu. Selama perjalanan mengantarkan penumpang, Bang Zaitun menaksir lagu yang representatif untuk para penumpangnya. Sebagai contoh:

Indra Gunawan, S.E., Ak., yang diterima bekerja sebagai kepala pembukuan sebuah perkebunan kelapa sawit di Belitong, mendapat suguhan lantunan lagu merdu yang sangat elite, Englishman in New York! Karya Sting!

Ada juga calon dokter sekaligus calon mempelai. Seorang gadis Melayu, yang bekerja sebagai medical representative telah menambat hatinya dihadiahi syair penuh harapan cinta dari Amerika: Always, Atlantic Star.

Penumpang lainnya seorang Bapak pejabat yang baru pensiun dari sebuah lembaga keuangan pemerintah di nugerahi lagi My Way, Frank Sinatra.

Akhirnya tibalah giliran Ikal, setelah bersusah payah Bang Zaitun akhirnya menemukan sebuah kaset yang sudah kumal, ada tulisan Ira Puspita Record di punggungnya, tak lama kemudian
terdengar kerincing tamborin, gemendut gendang, seruling bambu, dan lengkingan kasidah dangdut.

Perdamaian, perdamaian ...
Banyak yang cinta damai
Tapi perang semakin ramai
Banyak yang cinta damai
Tapi perang semakin ramai
Bingung bingung ku memikirnya ¤

Jumat, 28 November 2008

Launching Maryamah Karpov

Buku terakhir dari tetralogi Laskar Pelangi ini telah di kenalkan ke publik hari ini secara live di TV One pkl 08.00. Bincang - bincang mengenai novel ini menghadirkan sang penulisnya sendiri Andrea Hirata dan Gangsar Sukrisno (CEO Bentang Pustaka). Terlihat secara fisik bukunya memiliki tebal yang sama dengan Laskar Pelangi.

Malam ini juga akan diadakan acara PELUNCURAN MARYAMAH KARPOV bersama
Andrea Hirata - Giring Nidji
28 Nopember 2008
Pk. 19.00 WIB
MP. Bookpoint
Jl. Puri Mutiara Raya - Cipete
Jakarta Selatan

Kamis, 27 November 2008

Bidadari - Bidadari Surga, Tere Liye

What can I say about this book......
One of the most touchable book that I've ever read.


Cerita yang tersaji dari novel terbarunya Tere Liye ini, membuatku banyak bercermin pada kehidupan ku sendiri. Kehidupan tokoh utama yang bernama Laisa tidak jauh berbeda dengan ku. Sebagai anak pertama di sebuah keluarga yang tidak bisa dikatakan berkecukupan, telah ditinggal sang kepala keluarga di usia yang masih belia, harus turut serta menanggung biaya kehidupan sehari-hari dan terus mendorong semangat keempat adik2nya untuk terus bekerja keras dan melanjutkan sekolah setinggi-tingginya. Bedanya, aku hanya memiliki tiga orang adik dan tidak harus ikut menanggung semua kebutuhan keluarga. Mamak Lainuri (Ibunda Laisa) adalah seorang petani sawah tadah hujan, yang penghasilannya tidak menentu. Sedangkan Ibuku adalah seorang Guru PNS yang mempunyai penghasilan tetap di tiap bulannya. Babak sang kepala keluarga di keluarga ini meninggal setelah diterkam oleh harimau gunung, sedangkan Bapakku meninggal dikarenakan sakit.

Untuk kelangsungan hidup dan sekolah keempat adik2nya, Laisa terpaksa berhenti sekolah dan mengubur cita2nya sendiri. Tidak denganku, aku tetap bisa bersekolah bahkan sampai ke perguruan tinggi dan adik2ku pun tetap bisa bersekolah sama seperti aku.


Disini juga digambarkan bahwa sosok seorang "bidadari" tidak harus selalu ditampilkan dengan fisik yang menarik. Laisa yang penampilan fisiknya jauh dari kata sempurna, dapat menjadi "bidadari" bagi keempat adik2nya. Dalimunte yang penurut yang akhirnya menjelma menjadi seorang Ilmuwan hebat, Ikanuri dan Wibisana yang bandel berhasil menjadi pelaku bisnis yang sukses dan si bungsu Yashinta dapat mewujudkan cita-citanya untuk menjadi seorang peneliti yang mendapatkan beasiswa S.2 hingga ke negeri Belanda.

Perjuangan Laisa untuk mengantarkan adik2nya meraih pendidikan tinggi dan ikhlas untuk tidak menikah, diceritakan secara apik dan menyentuh oleh Tere Liye.

Semoga dengan hadirnya novel ini, bisa mengubah cara pandang kita bahwa untuk menjadi seorang "bidadari" tidak harus selalu memikirkan penampilan fisik, tetapi dengan keindahan akhlak dan keikhlasan hati, kitapun dapat menjelma menjadi "bidadari" bagi orang yang berada disekeliling kita. Amin ya Rabbal Alamin.........

Kerajingan Foto Funia

Awalnya gara-gara ngeliat display image di YM nya Lusy, kok fotonya jadi bagus. Akhirnya aku tanya gimana caranya meng edit foto seperti itu, jadilah sekarang aku mengedit beberapa foto narsisku :-)

Yang mo muntah silahkan muntah ;p









Selasa, 25 November 2008

Yang Muda Yang Menginspirasi (Anies Baswedan)

Rektor Universitas Paramadina ini merupakan salah satu dari 100 tokoh intelektual versi Majalah Foreign Policy.

Dari acara pagi Jakarta yang di tayangkan di O Channel baru-baru ini, dengan menghadirkan sosok Anies Baswedan sebagai bintang tamu, banyak hal hal positif yang bisa diambil dari Rektor Termuda di Indonesia ini. Dari perbincangan ini juga diketahui bahwa beliau menggagas satu mata kuliah baru dengan judul Anti Korupsi. Mata Kuliah ini wajib diambil oleh setiap mahasiswa Paramadina dan visi dari mata kuliah ini adalah untuk menghilangkan supply koruptor di masa depan. Andaikan setiap universitas atau sekolah tinggi yang ada di Indonesia dapat menerapkan hal yang sama, bukan tidak mungkin, negara kita akan terbebas dari praktek korupsi di beberapa tahun kedepan.

Juga di Universitas Paramadina setiap mahasiswa akan mendapatkan 2 track penilaian:
1. Transkrip Nilai dari semua mata kuliah yang telah diambil
2. Transkrip Nilai dari training2 Soft Skill
Ini dibuat untuk menopang kepercayaan diri mahasiswa dalam menyongsong masa depan mereka selepas bangku kuliah. Dari sini mahasiswa diarahkan tidak untuk membuat CV, tetapi untuk membuat bisnis atau project proposal. Dengan kata lain setelah lulus dari bangku kuliah, mahasiswa tidak hanya berfikir untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan, tetapi memikirkan bagaimana caranya membuka suatu lapangan pekerjaan dan tentunya ini akan membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran yang terus bertambah setiap tahunnya.


Beliau juga berpendapat anak2 muda di Indonesia ini cenderung berpikiran pesimis, oleh karena itu kenapa kita selalu tertinggal dari negara2 tetangga. Hal ini dikarenakan lingkungan yg telah terbentuk sedemikian rupa sehingga bila kita Kritis terhadap sesuatu hal, kita akan dibilang Pesimis. Di sisi lain jika kita bersikap optimis maka kita akan di bilang mendukung pemerintah.


Jadi mulai saat ini marilah kita ubah cara berfikir kita. Misal kita di bilang tertinggal dalam hal pendidikan dari negara tetangga Malaysia atau Singapore, maka kita jangan berfikir ketertinggalannya, mari kita berfikir dengan cara lain. Sebagai contoh, 10% mahasiswa dalam satu kelas lulus dengan predikat Cum Laude, maka jika digabungkan seluruh mahasiswa di Indonesia yang Cum Laude tadi jumlahnya akan lebih banyak dibanding dengan jumlah seluruh Mahasiswa yang ada di malaysia atau di Singapore. Dari sini kita terlihat lebih maju bukan????


Beliau berpendapat, untuk membentuk sifat optimis pada anak-anak dimulai dari lingkungan rumah, orang tua adalah guru utama. Maka untuk menjadi orang yang optimis, lakukanlah dengan cara selalu berbicara yang optimis dan sifat optimis ini bisa menular. Anak-anak muda Indonesia saat ini sudah siap untuk optimis. Sebagai contoh, Laskar Pelangi yang menulis novel dan membuat filmnya adalah anak2 muda, dan dari sini banyak orang yang terinspirasi untuk bersikap lebih optimis dalam menghadapi hidup.


Mulai sekarang mari kita memulai hari dengan perasaan optimis, maka Insya Allah kita akan mendapatkan hasil positif dari apa yang telah kita kerjakan di sepanjang harinya.

Maliq & D Essentials

Maliq & D'Essentials ~ Pilihanku

Get more songs & code at www.stafaband.info