Welcome to My World

Terima kasih buat kawan - kawan sekalian yang sudah meluangkan waktunya untuk mengunjungi Blog ku.
Semoga ada sisi baik nya yang bisa diambil dari sini.

Selasa, 26 Agustus 2008

Renungan Menyambut Ramadhan

Tidak terasa kurang dari sepuluh hari lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan 1429 H.
Aku baru saja membuka file2 tulisan yang aku terima dari milist atau teman2 dan aku menemukan satu tulisan yang bisa jadi bahan perenungan buat kita dalam menyambut Ramadhan tahun ini.

Mungkin teman2 sekalian ada yang sudah pernah membaca tulisan ini, dan bagi yang belum, semoga dapat menjadi perenungan buat kita semua.

Berapa lama Kita dikubur?

Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet. Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya. Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemudian duduk Di atas seonggok nisan "Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915:20- 01-1965"

"Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo'a untuk nenekmu" Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo'a untuk Neneknya...

"Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah." Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.
"Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah..." Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung.
"Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun ... " Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana. Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut "Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910"

"Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah", jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya.

"Memangnya kenapa ndhuk ?" kata sang ayah menatap teduh mata anaknya.
"Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka" kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya.
"Iya kan yah?"Ayahnya tersenyum,
"Lalu?"
"Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur .... Ya nggak yah?" mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.

Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ..... "Iya nak, kamu pintar," kata ayahnya pendek.

Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya... 42 tahun hingga sekarang... kalau kiamat datang 100 tahun lagi...142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur .... Lalu Ia menunduk ... Meneteskan air mata... Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya ...lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun? Innalillaahi WA inna ilaihi rooji'un ....

Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi? Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan?

Ya Allah... Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik turun tak teratur.... air matanya semakin membanjiri jenggotnya Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak ... Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani. Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur.... tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan... Dan apa yang akan datang di depannya... "Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku..."

Sabtu, 23 Agustus 2008

Dari Diskusi Buku Andy's Corner di Gramedia, Grand Indonesia

Bertempat di Gramedia Grand Indonesia pukul 19.00 s/d 21.00 diselenggarakan acara diskusi buku ANDY'S CORNER yang ditulis oleh Andy F Noya. Buku ini diambil dari website http://www.kickandy.com/ yang merupakan curahan hati seorang Andy F Noya. Acara ini di hadiri langsung oleh sang Penulis Andy F Noya dan juga menghadirkan bintang Tamu Andrea Hirata (Penulis Tetralogi Laskar Pelangi) serta Dwi, pilot yang terbakar pada suatu kecelakaan pesawat yang juga pernah menjadi bintang tamu di acara Kick Andy. Bertindak selaku moderator adalah Salman Faridi, editor PT. Bentang Pustaka.

Di buku ini menuliskan pemikiran2 seorang Andy F Noya akan berbagai hal. Mulai dari topik2 yang ditayangkan di acara Kick Andy yang sedikit banyak ternyata merefleksikan dirinya sendiri. Sampai dengan kisah pribadinya yg merasa kurang dekat dengan figur seorang ayah dan kerinduannya akan seorang gurunya yang bernama Ibu Ana yang pernah mengatakan kepada nya bahwa suatu hari Andy F Noya akan menjadi wartawan.


Di sini aku juga berkesempatan foto bareng dengan Bapak Andy F Noya, yang ternyata lebih ganteng aslinya daripada yang biasa nampak di televisi ^_^

(Makasih buat Mas Salman yg sudah mengambil fotonya)







Walaupun acara ini adalah diskusi bukunya Andy Noya, tapi pesona Andrea Hirata tetap menarik perhatian peserta diskusi.
Akhirnya aku pun dapat kesempatan foto bareng si Ikal ;p





Disini juga diceritakan sedikit ttg Film Laskar Pelangi yang akan ditayangkan pada tanggal 25 September nanti dan sekarang proses editing sudah selesai.
Behind the Scene nya Laskar pelangi dapat juga dinikmati di Majalah Rolling Stone Edisi bulan Agustus.

Can't wait to see the movie.....

Buku: City of Joy, Dominique Lapierre

Cerita yang terdapat di dalam buku ini merupakan kisah nyata yang terjadi di salah satu bagian di Calcutta, India. Nama-nama tokoh yang ada merupakan hasil rekaan penulis, tetapi apa yang terjadi benar adanya.

Membaca tulisan yang ada, aku seperti bercermin dengan keadaan negara kita sendiri. Kemiskinan yang merajalela, perkampungan kumuh di kota besar, petani yang hijrah dr desa ke kota dengan mengharapkan penghidupan yang lebih baik, birokrasi yang susah, susahnya mendapatkan pekerjaan yang layak, dan kasus suap disana sini.

Cerita bermula dari kehidupan keluarga petani Hasari Pal yang mencoba mengadu nasib ke Calcutta dan juga seorang Pendeta Polandia yang bernama Steven Kovalski, yang berhasrat ingin ikut merasakan penderitaan warga "Negeri Bahagia" dengan cara memohon kepada pemerintah India untuk mengabulkan keinginannya menjadi Warga Negara India. Sebenarnya ada banyak tokoh yang di ceritakan di dalam buku ini, dan masing2 mereka menggambarkan orang2 yang kuat dan tidak mudah menyerah.

Diceritakan betapa susahnya Hasari Pal mendapatkan pekerjaan yang layak di Calcutta dan hingga akhirnya dia mendapatkan pekerjaan yg tidak bisa di katakan layak yaitu sebagai penarik ANGKONG. Untuk mendapatkan pekerjaan ini Hasari harus menyuap polisi2 jalanan setiap hari, krn dia tidak memiliki ijin resmi dari pemerintah untuk menarik angkong. Belum lagi menyuap kaki tangan pemilik angkong agar bisa mendapatkan sebuah angkong. Pekerjaan ini telah banyak memakan korban, penyebab utamanya adalah batuk merah. Digambarkan juga, untuk mendapatkan satu petak untuk tinggal di perkampungan kumuh, Hasari diharuskan membayar harga sewa yang tinggi setiap bulan kepada Sang Godfather.

Begitu juga dengan Steven Kovalski, digambarkan betapa susahnya untuk mendapatkan visa tinggal di Calcutta dalam waktu lama, dan mengurus itupun di perlukan waktu yang lama. Berkat kesabaran dan kegigihannya, Kovalski dapat menunjukkan kepada pemerintah India, bahwa tidak ada alasan apapun dibalik keinginannya untuk menjadi warga negara India, selain hanya ingin meringankan kemiskinan warga2 di perkampungan kumuh, akhirnya diapun mendapatkan surat tersebut.

Ada juga tokoh2 sepeti Bunda Teresa, dokter muda Max Loeb dari Amerika dan Bandona yang berjuang untuk menolong para penderita Lepra, TBC dan penyakit lainnya yang rentan menyerang warga perkampungan kumuh.

Di akhir cerita, digambarkan serangan dahsyat Topan yang melanda India yang telah merenggut banyak korban dan meluluhlantakkan perkampungan kumuh Negeri Bahagia. Dengan kejadian ini dan diterbitkannya buku City of Joy, terbukalah mata seluruh dunia dan banyak orang yang bersimpati thd penderitaan kaum miskin di Calcutta. Banyak lembaga dan perorangan yg langsung datang untuk menyaksikan langsung apa yg sudah digambarkan dibuku ini dan memberikan bantuan secara langsung maupun melalui penulis yang akhirnya mendirikan satu yayasan sosial untuk menampung semua bantuan. Buku ini juga telah memberikan pelajaran kepada pemerintah India untuk memperbaiki birokrasinya.

Rabu, 13 Agustus 2008

My 2...th..... Birthday

13.08.2008.

Today is the D day.............and it means my age will be less 1 year to live in this world.

Allah begitu baik terhadapku di tahun ini. Aku banyak mendapatkan hal-hal baru, bertemu orang-orang baru dan pastinya pengalaman2 baru yang aku harap bisa membuat ku menjadi seseorang yang "baru" juga. Baru dalam artian menjadi seseorang yang bisa lebih menghargai hidup dan apa yang telah di dapat.

Di ultahku tahun ini aku juga merasa banyak mendapat perhatian dari orang2 disekelilingku.
Mulai dari awal Agustus aku sudah mendapat beberapa ucapan dari temen2, tapi aku protes ke mereka, krn blm waktunya ultah, udah di kasih selamat, jadi aku minta mereka ucapin lagi di tgl 13 ini. Beneran lho, beberapa temen ku ngucapin selamat lagi ;p

Pagi2 habis subuh, Bambang (adek bungsu ku) yg pertama ngucapin selamat ultah, di sambung sama Ibuku. Nggak lama Enggi' (adek ku yg no. 2) juga nelpon ngasih selamat. Sementara Pipit adek perempuan ku, baru nelpon aku selepas waktu magrib, bukannya nggak inget, tapi dia lagi banyak kerjaan di kantornya (maklum anak baru ^_^ jadi masih di "kerjain". Alhamdulillah banget akhirnya Pipit udah kerja sekarang, kasian udah kelamaan nganggur di rumah, ngejagain nenek n jadi tukang ojeknya Ibu ;p). Do'a mereka semua sama; "Semoga di dekatkan jodohnya, sehat, sukses n bahagia selalu". Amin ya Rabbal Alamin......

Masuk kantor, temen sekantorku Ulfa juga ngasih do'a yang sama :-) Temenku Maria (dr Palembang) nelpon & Rini ngirim SMS juga ngasih ucapan n do'a yg ekuivalen.
Nggak lama, bosku n istrinya dateng, tapi nggak ngasih ucapan apa2.....
Eh, nggak taunya jam 10 Pak Danny dateng bawa kotak BREADTALK n Mr. Gaurav n Mrs. Mukta langsung bilang :"Yeah, we are waitng for this cake, today is your B' Day right Widya?, congratulation, have a good time and wish you all the best"



Speechless, aku nggak tau mo ngomong apa, terharu dengan perhatian mereka. Terus mereka juga bilang, "We don't want to miss your B'day this year, because we have missed it in the last 2 years, so Mrs. Muka shouted on me, remembering me that today is Widya's B' Day"

Mereka juga nanya apa rencanaku di hari ini, ya aku bilang, aku udah acara sama temen2 di omah sendok buat dinner bareng. Kemaren aku juga udah janjian sama Pak Kris buat ngerayain disana, krn kebetulan Ultahnya beliau tgl 12, sehari sblm aku. Pak Kris juga bilang klo dia akan mengundang Kurnia Effendy, seorang penulis. Yang aku tau, beliau adalah penulis Jogja 5.9 Skala Richter. Wahhh....... aku jadi terharu, bisa ketemu sama penulis hebat. Thank you Pak Kris........






Sampe di Omah Sendok, ternyata Pak Kris (Pake Kacamata), Mba Ely (Baju Garis), Pak Kunia Effendy (baju biru muda) dan beberapa teman yang lain sudah berkumpul. Tanpa menunggu waktu lama, kita (aku, Mba Renny, Lusy, Ulfa n saudaraku Widya) langsung pesen makanan. Selesai makan, Mba Elly dateng bawain kue yg ada lilinnya. Tiup Lilin lagi, make a wish lagi n yg pasti makan kue lagi........ Thank you Mba Elly ..........

Today is the unforgetable birthday for me. I have kind and great peoples around me and I don't want to loose them. I can not say anything except Alhamdulillah.........

PS:
I would like to say thanks to:
- Allah Swt, the one who has the authority of my whole life
- My great mother, sister and brothers for your pray and your big support.
- Mr. Gaurav n Ibu Mukta for the Cake n your kind attention.
- Pak Kris, for your invitation n treat
- Mba Elly, for the place n cake
- Widya, I'll be waiting for ur party on 26th ;p
- Ulfa for your patient of hearing unstopable stories from me ;p
- Mba Renny & Lusy, as my partners to find out the new place for hanging out and delicious food ;p
- All my friends who have a big attention for me.
Thank you guys.......
I love you all........

Sabtu, 09 Agustus 2008

Festival Jajanan Bango Jakarta 2008

09.08.2008


Weekend ini aku, Lusy n Mba Reni ngerencanain mo pergi ke Festival Jajanan Bango. Aku pernah ke acara serupa di th 2006 yang waktu itu di selenggarakan di Lapangan Banteng. Sejak tahun 2007, acara ini di adakan di Parkir Selatan Senayan.




Di festival ini menyajikan beragam jajanan tradisional dari seluruh nusantara, seperti kue-kue Traditional khas Palembang yang biasa didapati di pasar Cinde (Palembang) seperti; engkak duren, martabak kentang dan ma'suba. Ada juga Bubur Pontianak, Nasi Ulam, Dodol & Geplak, kerak telor, Soto Tangkar, Nasi Bali, Sop buntut & bebek goreng, dll.






Setelah survey ke semua stan, akhirnya aku memutuskan untuk mencoba BUBUR ASE. Ini merupakan jajanan khas Betawi, satu porsinya di hargai 10 rb. Makanan ini merupakan perpaduan bubur nasi dan asinan yang berisi lobak, sawi asin, toge, kemudian disiram dengan kuah semur dan ditambah kacang tanah goreng. Rasanya 'nano-nano', Manis dari kuah semurnya, Asam dr rasa asinan nya dan Asin dari buburnya. Rasanya lumayan, nothing so special, atau mungkin karena aku belum biasa makan ini kali ya ;p

Mba Reni mencoba Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, sedangkan Lusy menjajal Soto Tangkar. Kita memang janjian untuk beli makanan yang nggak sama, biar bisa cicip2an ;p.

Tadinya niat kita mau menjajal makanan yang unik-unik, tapi berhubung dgn santapan pertama aja udah kita udah 'begah', akhirnya kita langsung ke dessert, yaitu makan Es Krim Ragusa. Tapi cuma aku dan Lusy yang beli, Mba Reny udah nggak muat lagi perutnya ;p

Iseng ngeliat2 stan yg laen, eh kita nemu Tempe Mendoan & Tahu Slawi, jadilah kita jajal juga tuh gorengan ;p Padahal tadi kan udah dessert, makan es krim, tapi dasar memang doyan (apa rakus ya???), kita rela ngantri buat beli tuh makanan.

Perut rasanya udah nggak bisa nampung lagi, akhirnya kita memutuskan pulang.......

Selasa, 05 Agustus 2008

Agustussss........

Mulai dari awal Agustus ini aku sudah mendapat banyak ucapan selamat ultah dari kawan-kawan. Padahal ultah ku masih beberapa hari lagi ;p
Aku senang banyak mendapat perhatian, but a little bit worry to realize I am gonna be 26+1 in a few days.

Why worry ????
Because the main goal in my life not yet released and what is it ? ........
It is marriage......

Kebanyakan kaum perempuan yang sudah menginjak umur di angka ini dan belum menikah, aku pikir akan merasakan hal yang sama dan mendapatkan pertanyaan yang sama dari sekitar, "Kapan Kawin?????" Mulai dari keluarga, teman, tetangga bahkan sampai bos di Kantor ^_^
Apalagi saudara sepupu, kawan-kawan dekat dan tetangga yang umurnya hampir sama dgn ku sudah pada menikah dan ada beberapa yang sedang merancang pernikahan, wahhhh..... pertanyaan "itu" akan makin sering di dengar ;p

Ok lah......aku anggap itu sebagai perhatian dan do'a dari orang2 sekitar ku, krn aku yakin mereka akan memberikan dan mendo'akan yang terbaik buat ku.......

Jumat, 01 Agustus 2008

Dari Perpisahan Syuting Film Laskar Pelangi

Tanjung Tinggi, Belitong, 04.07.2008

Ini ada beberapa foto dari acara perpisahan Syuting Film Laskar Pelangi yang diabadikan oleh Mas Rizal dari Bentang Pustaka yang merupakan ole2 dari perjalanan wisata ke Bumi Laskar Pelangi yang sudah aku post beberapa waktu yg lalu.

Syuting untuk film ini memakan waktu +/- 40 hari dan penayangan perdana film ini akan dilaksanakan pada bulan September di Jakarta.


Ibu Muslimah (Baju Merah) tokoh sentral dalam Film ini akan di perankan oleh Cut Mini.






Mira Lesmana bersama Dewi Ratih Ayu Safitri, Pemeran Zahara (baju kuning) dan Suhendri, Pemeran Akiong (baju merah).







Pemeran Laskar Pelangi adalah anak-anak asli Belitong.
Mereka tidak ada basic seni peran tapi Mira Lesmana menyebut mereka sebagai anak-anak yang cerdas dan mau belajar, mereka adalah:
1. Zulfany, sebagai Ikal (Baju Putih dengan Jaket di leher)
2. Verrys Yamarno, sebagai Mahar (Baju Biru Pakai Topi)
3. Ferdian, sebagai Lintang (Baju Coklat Muda)
4. Yogi Nugraha, sebagai Kucai (Baju Merah disamping "Flo")
5. Muhammad Syukur Ramadhan, sebagai Syahdan (Baju Hitam)
6. Suharyadi, sebagai Trapani (Baju Coklat Tua disamping Mira Lesmana)
7. Febriansyah, sebagai Borek (Baju Merah Marun)
8. Jefrry, sebagai Harun
9. Marchella El Jolla Kondo, sebagai Flo (rambut pendek, baju biru muda)
10. Levina, sebagai A Ling (baju biru tua, disamping flo)

Foto bersama Anggota Laskar Pelangi A Kiong (Jaket Abu-abu) dan Zahara (Jaket Hitam), beserta anak perempuan mereka (berjilbab putih).





Foto bersama crew Film:
- Lukman Sardi (Pemeran Ikal Dewasa)
- Mira Lesmana (Produser)
- Riri Riza (Sutradara)



Selain Lukman Sardi dan Cut Mini, akan ada bintang2 terkenal lainnya yang turut meramaikan Film ini, antara lain: Rike Dyah Pitaloka sebagai Ibunda Ikal, Mathias Muchus sebagai Ayahanda Ikal, Ikranagara sebagai Pak Harfan, Ayo Bayu sebagai Lintang Dewasa, Robby Tumewu sebagai Ayah A Ling dan ada 2 tokoh yang tidak terdapat dalam novel yang merupakan hasil rekaan Mira Lesmana dan Riri Riza, tetapi telah disetujui oleh Andrea Hirata. Mereka adalah Pak Zulkarnain, seorang yang banyak menyumbang bagi keberlangsungan Sekolah Muhammadiyah yang akan diperankan oleh Slamet Raharjo dan Pak Mahmud, Guru sekolah PN Timah yang menyimpan rindu kepada Bu Mus yang akan diperankan oleh Tora Sudiro.

Semoga dengan hadirnya film Laskar Pelangi akan menambah kecintaan kita kepada negara ini dan bangga sebagai orang Indonesia.

(Sumber nama-nama pemeran didapat dari Majalah Tempo edisi 21-27 Juli 2008)

Maliq & D Essentials

Maliq & D'Essentials ~ Pilihanku

Get more songs & code at www.stafaband.info